Minggu, 24 Maret 2013
Kebahagiaan dan Angan
Hobi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang karena kecintaannya terhadap kegiatan tersebut dan dilakukan terus menerus tanpa pernah merasa jenuh. Kalau ditanya tentang hobi, pasti semua orang memiliki hobi yang berbeda-beda sebut saja menari, bernyanyi, memasak, berakting, bahkan berolahraga.Saya pun memiliki hobi, bagi beberapa orang hobi saya ini banyak mengeluarkan biaya dan waktu, tapi menurut saya kita pun bisa mengurangi biaya tersebut dengan cara bagpacker dan hobi saya ini sangat menyenangkan pastinya, yups! my hobby is traveling.
Saya tidak menyediakan waktu khusus untuk hobi saya yang satu ini. Bukan karena saya tidak menginginkannya namun sebagai seorang mahasiswi semester awal, tidak memungkinkan bagi saya untuk meluangkan banyak waktu selain saat libur semester. Saya sangat senang ketika saya dan teman-teman saya pergi bersama mengunjungi tempat-tempat yang indah dan menarik yang jauh dari kebisingan ibu kota seperti tempat-tempat wisata alam contohnya pantai, pegunungan maupun desa-desa.
Saya memang belum banyak mengunjungi tempat-tempat menarik yang ada di dalam negri maupun luar negri tapi saya yakin suatu saat nanti saya mampu menjelajahi dunia ini, seperti cita-cita saya menjelajahi berbagai tempat menarik di dunia. Saya sangat menyukai New Zealand, dimana terdapat pegunungan dan padang rumput yang membentang luas dengan iklim subtropis yang indah. Bagi saya, tidak ada yang tidak mungkin jadi cita-cita bukan hanya suatu angan tapi juga impian yang menjadikan seseorang bekerja keras demi mewujudkannya.
Selasa, 08 Januari 2013
Manusia dan Harapan
Harapan berasal dari kata harap yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau sesuatu terjadi atau suatu yang belum terwujud. Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia dan agar harapan dapat tercapai diperlukan kepercayaan kepada diri sendiri, kepercayaan kepada orang lain dan tentunya kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Contoh: Darto seorang mahasiswa Universitas Gunadarma fakultas psikologi, ia belajar dengan rajin dengan harapan agar sewaktu ujian semester ia memperoleh nilai A.
Menurut kodratnya dalam diri manusia terdapat dua dorongan, yaitu dorongan kodrat serta dorongan kebutuhan hidup. Menurut Abraham Maslow kebutuhan hidup manusia dibagi menjadi 5, yaitu;
1. Harapan untuk memperoleh kelangsungan hidup
2. Harapan untuk memperoleh keamanan
3. Hak untuk mencintai dan dicintai
4. Harapan diterima lingkungan
5. Harapan memperoleh perwujudan cita-cita
Dalam mencukupi kebutuhan kodrat maupun kebutuhan, manusia membutuhkan orang lain.
Harapan Sebagai Fenomena Nasional
Artinya harapan adalah sesuatu yang wajar berkembang dalam diri manusia dimanapun berada. Mengutip pandangan dan teori A.F.C. Wallace dalam bukunya culture and personality, menegaskan bahwa kebutuhan merupakan salah satu isi pokok dari unsur kepribadian yang merupakan sasaran dari kehendak, harapan, keinginan, serta emosi seseorang. Kebutuhan individu dapat dapat dijabarkan lebih lanjut menjadi:
a)Kebutuhan Organik Individu :
1. Kebutuhan individu bernilai positif.
2. Kebutuhan individu bernilai negatif.
b) Kebutuhan psikologi individu :
1. Kebutuhan psikologi indifidu bersifat positif.
Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya,artinya mengakui atau meyakini akan sesuatu hal yang benar. Kepercayaan adalah suatu hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
Menurut pandangan bidang logika kebenaran memiliki pengertian yang tidak jauh berbeda yaitu menyesuaikan kesamaan pemahaman antara keputusan dengan objek yang diketahui benar-benar terbukti (kebenaran logis). Kebenaran logis disebut juga kebenaran objektif dan kebenaran etis juga disebut kebenaran subjektif. Jika tidak ada kesamaan pemahaman antara keputusan dan objeknya yang diketahui, maka terdapat dua kemungkinan, yaitu:
Orang yang mengutarakan putusan keliru.
Orang yang mengutarakan putusan sengaja mengutarakan tidak sesuai dengan realita yang diketahuinya.
Dasar kepercayaan ialah kebenaran dan sumber kebenaran adalah manusia, oleh karena itu keepercayaan terdiri atas:
- Kepercayaan pada diri sendiri, yaitu kepercayaan yang harus ditanamkan pada setiap pribadi manusia. hakekatnya kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Kepercayaan pada orang lain, yaitu percaya pada kata hatinya yang berbentuk pada perbuatan kebenaran kepada orang lain. Misalnya pada saudara, teman, orang tua atau siapa saja.
- Kepercayaan pada pemerintah, Menurut buku etika, Filsafat Tingkah karya Prof. I.R. poedjawiyatnya. Negara itu berasal dari Tuhan. Setidaknya kedaulatan tertinggi ada pada Tuhan. Namaun pada pandsangan demokratis mengatakan bahawa kedaulatan adalah milik rakyat. Dan penjelmaan rakyat adalah negar melelui pemerintahan khusus.
- Kepercayaan kepada Tuhan, yaitu meyakini bahwa manusia diciptakan oleh tuhan dan manusia harus bertakwa pada tuhannya. Salah satu cara bertakwa adalah mengukuhkan imannya bahwa tuhan merupakan zat yang merupakan kebenaran mutlak
Manusia dan Harapan
Harapan itu bersifat manusiawi dan berhak dimiliki semua orang. Manusia tidak bisa terlepas dari harapan. Harapan adalah bagian hidup dari manusia. Manusia yang tidak memiliki harapan sama saja seperti orang yang mati. Harapan adalah awal menuju tujuan hidup manusia yang bermacam-macam.
Jika manusia mengingat bahwa kehidupan tidak hanya di dunia saja namun di akhirat juga, maka sudah selayaknya “harapan” manusia untuk hidup berikutnya ditempat tersebut juga akan mendapatkan kebahagiaan. Dengan begitu manusia dapat menyelaraskan kehidupan antara dunia dan akhirat dan selalu berharap bahwa “hari esok lebih baik dari pada hari ini dan menjadikan masa lalu sebagai cermin untuk meraih masa depan yang lebih baik”, namun kita harus sadar bahwa harapan tidak selamanya menjadi kenyataan.
Harapan Terakhir
Menurut Aristoteles, kehidupan ini berasal dari generatio spontanea, artinya kehidupan itu terjadi dengan sendirinya. Aristoteles pada zamannya belum sampai pada pemikiran bahwa segala sesuatu yang ada di bumi dan jagad raya ini berasal dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Manusia memiliki kebutuhan jasmani, diperoleh dengan mencukupi kebutuhan hidup yang bersifat kebendaan, sedangkan kebutuhan rohaninya dicukupi dengan hal-hal yang sifatnya rohani, khususnya keagamaan. Ada manusia yang dalam pandangan hidupnya hanya ingin memuaskan kehidupan duniawi sehingga manusia tersebut hanyalah memuaskan diri pada semua kenikmatan jasmaninya. Ada pula manusia yang pandangan hidupnya justru sebaliknya. Agama Islam mengajarkan manusia tidak hanya mengejar kebutuhan yang bersifat duniawi saja, tetapi juga bersifat ukhrowi (kehidupan akhirat).
Semakin tinggi kesadaran kehidupan beragama seseorang, maka semakin yakinlah mereka, bahwa semua manusia akhirnya akan meninggal dan kembali kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dunia yang serba gemerlap akan ditinggalkan dan akan hidup di dalam akhirat yang abadi.
Bagi orang atheis dengan pandangan matrealistis, mereka tidak percaya akan adanya Tuhan. Bagi mereka mati bukan karena rohnya kembali kepada Tuhan, tetapi karena jantungnya berhenti berdenyut. Sebaliknya, bagi yang percaya pada Tuhan, meyakini bahwa seseorang yang meniggal akan kembali kepada asalnya, yaitu Tuhan.
Dengan pengetahuan dan pengertian agama tentang kehidupan abadi setelah orang meninggal, manusia menjalankan ibadahnya. Ia menjalankan perintah Tuhan melalui agama, dan menjauhi larangan-Nya. Manusia menjalankan hal itu karena sadar sebagai makhluk kecil yang tidak akan berdaya terhadap kekuasaan Tuhan. Kehidupan dunia yang sifatnya sementara dikalahkan demi kehidupan abadi di akhirat karena tahu bagaimana beratnya siksaan di neraka dan bagaimana bahagianya di surga. Kebaikan di surga yang abadi inilah yang merupakan harapan terkhir manusia.
Rabu, 21 November 2012
PENGARUH BUDAYA ASING
MANUSIA
DAN KEBUDAYAAN
Di zaman sekarang ini, banyak
sekali budaya-budaya asing yang masuk ke dalam negara kita Indonesia. Ada
beberapa hal yang memang bisa diterima dengan mudah diterima oleh budaya kita
Indonesia, namun ada pula yang sulit diterima oleh masyarakat di Indonesia.
Pada umumnya
generasi muda dianggap sebagai individu-individu yang cepat menerima
unsur-unsur kebudayaan asing yang masuk melalui proses akulturasi. Sebaiknya
generasi tua, dianggap sebagai orang-orang yang lebih sulit untuk menerima
budaya baru. Hal itu disebabkan karena norma-norma yang tradisional sudah
mendarah daging sehingga sulit sekali untuk mengubah norma-norma yang sudah
demikian meresapnya dalam jiwa generasi tua tersebut, sebaliknya belum
menetapnya unsur-unsur atau norma-norma tradisional dalam jiwa generasi muda
menyebabkan bahwa mereka lebih mudah menerima unsur-unsur baru yang kemungkinan
besar dapat mengubah kehidupan mereka.
Di bawah ini adalah contoh-contoh budaya asing yang mudah
diterima :
- Budaya seni musik dan tari, contohnya saja seperti K-pop yang sedang digemari para remaja maupun orangtua, begitu pula dengan tarian gangnam style yang mendunia karena gerakannya yang mudah dan sangat menarik.
- Budaya teknologi yang dapat memepermudah komunikasi seperti blackberry dari Kanada yang sudah seperti kebutuhan setiap individu di Indonesia.
- Budaya Jepang yang menyukai sushi ternyata diminati oleh orang Indonesia, banyak juga para peminat sushi yang menyalurkan bakat berbisnis mereka dengan membuka gerai restoran sushi yang dimodifikasi dengan makanan Indonesia.
Di bawah
ini adalah contoh-contoh budaya asing yang sulit diterima :
- Ideologi bangsa asing, masyarakat Indonesia tidak bisa menerima dengan mudah ideologi-ideologi bangsa lain karena Indonesia masih menganut Pancasila sebagai ideologi mereka.
- Budaya bangsa Belanda yang melegalkan ganja, sedangkan di Indonesia hal tersebut sudah menyalahi aturan hukum-hukum yang berlaku di Indonesia.
- Budaya fashion, pakaian yang terlalu terbuka bagi masyarakat Indonesia adalah hal yang tabu dan dianggap seperti hal yang tidak baik, maka sangat sulit diterima.
·
Unsur-unsur
yang menyangkut sistem kepercayaan seperti ideologi, falsafah hidup dan
lain-lain.
·
Unsur-unsur
yang dipelajari pada taraf pertama proses sosialisasi. Contoh yang paling mudah
adalah soal makanan pokok suatu masyarakat.
·
Pada
umumnya generasi muda dianggap sebagai individu-individu yang cepat menerima
unsur-unsur kebudayaan asing yang masuk melalui proses akulturasi. Sebaliknya
generasi tua, dianggap sebagai orang-orang kolot yang sukar menerima unsur
baru.
·
Suatu
masyarakat yang terkena proses akulturasi, selalu ada kelompok-kelompok
individu yang sukar sekali atau bahkan tak dapat menyesuaikan diri dengan
perubahan-perubahan yang terjadi.
Sumber :
http://mutiaraputriarina.blogspot.com/2012/10/manusia-kebudayaan.html
PUISI
KENANGANKU
Puisi Tanpa Nama
Ingat bagaimana aku melangkah pergi,
Pada kaki kecil, hari sekolah pertama ku?
Dengan tangan mungil aku melambaikan tangan,
Dan aku melihat air mata di sudut mata Anda.
Tapi kau berani dan begitu juga aku
Kami berdua berusaha keras untuk tidak menangis.
kaki kecilku membawaku ke sekolah.
Aku ingat Anda berkata, “Sekarang taat aturan setiap saat!”
tangan-tangan kecil saya membuka pintu sekolah
Di mana-mana Aku melihat, ada anak-anak berlimpah.
Aku pergi ke lorong ke merah besar “K”.
Ada Mrs.Laura untuk menunjukkan jalan.
Kami membuat keluarga besar, bersama Mrs.Laura
Dengan keluarga ini besar, kami harus saling membantu.
Saya sudah berusaha keras untuk mendengarkan sepanjang tahun.
Jadi ketika saya di kelas pertama, saya akan tidak perlu takut.
Otot-otot di tangan saya sekarang jauh lebih kuat.
Dan bahkan kaki saya terlihat jauh lebih lama.
Pada hari terakhir sekolah, seperti yang kita semua selamat tinggal gelombang,
Apakah Anda s’pose Mrs.Laura akan memiliki air mata di matanya?
Ini benar-benar telah menjadi tahun ajaran bahagia.
Dan jika bukan karena Anda, Mom dan Dad,
Saya tidak akan ada di sini!
Puisi Tanpa Nama
Ingat bagaimana aku melangkah pergi,
Pada kaki kecil, hari sekolah pertama ku?
Dengan tangan mungil aku melambaikan tangan,
Dan aku melihat air mata di sudut mata Anda.
Tapi kau berani dan begitu juga aku
Kami berdua berusaha keras untuk tidak menangis.
kaki kecilku membawaku ke sekolah.
Aku ingat Anda berkata, “Sekarang taat aturan setiap saat!”
tangan-tangan kecil saya membuka pintu sekolah
Di mana-mana Aku melihat, ada anak-anak berlimpah.
Aku pergi ke lorong ke merah besar “K”.
Ada Mrs.Laura untuk menunjukkan jalan.
Kami membuat keluarga besar, bersama Mrs.Laura
Dengan keluarga ini besar, kami harus saling membantu.
Saya sudah berusaha keras untuk mendengarkan sepanjang tahun.
Jadi ketika saya di kelas pertama, saya akan tidak perlu takut.
Otot-otot di tangan saya sekarang jauh lebih kuat.
Dan bahkan kaki saya terlihat jauh lebih lama.
Pada hari terakhir sekolah, seperti yang kita semua selamat tinggal gelombang,
Apakah Anda s’pose Mrs.Laura akan memiliki air mata di matanya?
Ini benar-benar telah menjadi tahun ajaran bahagia.
Dan jika bukan karena Anda, Mom dan Dad,
Saya tidak akan ada di sini!
RESENSI NOVEL
Resensi Novel: PERAHU KERTAS
Judul : Perahu Kertas
Pengarang : Dewi Lestari - Dee
Penerbit : Bentang
Halaman
: 443
Tahun Terbit : 2009
ISBN
: 978-979-1227-78-0
Bukan! Bukan Keenan tak ingin membahagiakan ayahnya dengan masuk fakultas manajemen. Tapi ia hanya amat sangat senang melukis, seperti ibunya dahulu. Namun keputusan mutlak sang ayah yang dirasa pahit ini justeru mempertemukannya dengan seorang manusia –yang menamakan dirinya sebagai alien Saturnus- bergender perempuan berperangai sangat aneh-norak-urakan-nggak cewek banget- namun periang, pintar, dan sangat jenius dalam hal tulis menulis yang merupakan hobinya. Ia bernama Kugy.
Perkenalannya dengan ”mahluk aneh” itu berawal ketika sepupunya, Eko, mengajak
pacarnya, Noni yang turut serta membawa -sahabat paling dekatnya-Kugy saat
menjemput Keenan untuk pertama kalinya datang ke Bandung –universitasnya kini.
Jadilah keempat manusia tersebut menyatu dalam sebuah pertemanan yang
mereka namakan geng “midnight”-berasal dari kebiasaan mereka yang selalu nonton
midnight movie di bioskop.
Dan siapa sangka, Keenan yang cool banget itu bisa jatuh hati pada Kugy,
yang sayangnya telah memiliki seorang pacar yang bernama Joshua. Tapi, siapa
pula yang tidak bisa kelepek-kelepek dengan sikap Keenan yang cool,
misterius, pintar -lebih tepatnya jenius! ipk: 4,0 PERFECT.- dan bertampang
tampan pula keturunan Belanda. Namun sayang, Ojos (Joshua) menghalangi bersatunya
cinta mereka. Tapi pada akhirnya, kesalahpahaman membuat hubungan Kugy dan Ojos
kandas.
Kisah cinta mereka yang complicated diwarnai dengan munculnya seorang
wanita bernama Wanda yang cantik, elok, tinggi, putih, bak Barbie. Belum lagi
karena kelihaiannya sebagai collector seni di galeri milik ayahnya yang
paling terkenal di Jakarta, Galeri Warsita. Sepupu Noni tersebut rela
berpura-pura menjadi pembeli gadungan untuk lukisan-lukisan Keenan yang
berkat bujukannya kepada sang ayah, dipamerkan di Warsita. Namun pada akhirnya,
di malam hari pertunangan Noni dan Eko, Keenan mengetahui kebusukan Wanda
karena kemarahan Wanda untuk meminta balasan perasaannya yang tak kunjung
diterima Keenan. Disitulah Wanda yang tengah mabuk keceplosan membongkar
rahasianya sendiri.
Sementara di malam itu, Kugy yang sudah berbulan-bulan lamanya menghindar dari
geng midnight gara-gara tidak setuju –dan terlukai-dengan rencana Eko dan Noni
untuk mencomblangkan Keenan dengan Wanda, terpaksa tidak hadir. Timbulah
masalah baru. Perang dingin Noni vs Kugy pun dimulai. Sementara Keenan yang
merasa dibohongi oleh “si Barbie” memutuskan untuk menjauh dari dunia
lamanya yang kelam. Dan Kugy lebih memilih menyibukkan diri dengan kegiatan
sosialnya mengajari anak-anak putus sekolah di pelosok Bandung. Ia memendam
ketidakterusterangan tentang perasaan sebenarnya terhadap Keenan, kepada Noni
dan Eko.
Keenan, lari tanpa kabar. Membuat ayahnya sakit parah. Sementara Keenan yang
telah betah di Bali –tempat tinggal barunya- telah menemukan tambatan hatinya
yang bernama Luhde. Luhde adalah gadis manis Bali dan pemikir yang hebat. Namun
hingga ia berhasil memantapkan hatinya kepada Luhde, tak sedetikpun Keenan
melupakan Kugy. Terlebih dengan sebuah buku berisi dongeng anak-anak karya Kugy
yang selalu menjadi inspirasi dari setiap lukisannya dan selalu dibacanya
setiap hari.
Sementara Keenan harus kembali ke Jakarta untuk memberi “kesembuhan” bagi sang
ayah dan meng-handle perusahaan ayah, wisuda Noni, Eko, dan Kugy
membuahkan hasil baik. Namun perang dingin belum usai. Kugy menjadi seorang tim
kreatif di sebuah perusahaan advertising masyhur dan mendapatkan seorang
pangeran yang berbeda 8 tahun lebih tua dari umurnya. Tak lain adalah boss-nya
sendiri, Remi. Namun bukan berarti cintanya untuk Keenan terhapus.
Sebuah pertemuan di malam pernikahan Eko dan Noni menjadi momen nostalgia empat
sekawan yang sudah lama sekali tak bertemu. Keadaan Noni dan Kugy membaik
–setelah sebelumnya kata “maaf” dari bibir Noni meluluhkan perang antara
keduanya-, dan akhirnya Kugy dan Keenan bertemu. Namun, dengan mengantongi
status masing-masing sebagai “milik orang”. Di akhir cerita, Luhde dan Remi
merelakan yang tercintanya jatuh kepada pilihan hatinya justru ketika Kugy dan
Keenan bertekad untuk melupakan perasaan keduanya dan serius terhadap pasangan
masing-masing yang jelas-jelas ada di depan mata. Tapi, takdir memang
menginginkan bersatunya Keenan dan Kugy.
Dalam buku ini, Dee seolah menjelma menjadi sosok lain yang berbeda dengan
buku-buku karangannya yang lain. Mungkin banyak yang berpendapat bahwa novel
ini, nggak DEE banget. Tapi alur ceritanya yang unik dan tidak gampang
diplagiat, membuat novel ini menjadi roman cinta yang setiap detailnya sayang
dilewatkan. Terlebih, menurut saya, Dee berhasil menaskahkan sebuah ke-absurd-an
dari keluarga Kugy yang kacau balau plus “berantakan” dan mengundang tawa.
Serta, ia pun berhasil mentransferkan maksud, arti, dan makna yang terkisah
dari cerita ini lewat kata-katanya.
Tetapi, Saya menemukan sebuah kejanggalan. Yaitu: hilangnya Wanda dalam novel
ini setelah kejadian “bongkar rahasia” di pertunangan Eko dan Noni. Padahal,
Saya kira, Wanda akan muncul lagi dan dapat bertemu dengan Keenan di hari
pernikahan Eko dan Noni, mengingat bahwa Wanda adalah sepupu dekat Noni. Tidak
mungkin bukan jika keluarga Wanda tidak menghadiri acara keluarga besar
sepenting itu? Mungkin, akan lebih rasional jika sebelumnya diceritakan bahwa
Wanda kembali ke Negara studi S1-nya di Amerika. Padahal sebelum Saya
melanjutkan membaca bab berlatar pernikahan Noni dan Eko, imajinasi Saya sudah
melayang membayangkan kisah selanjutnya yang lebih complicated dengan
bertemunya kembali Kugy, Keenan, dan Wanda.
Lalu, kemana dan dimanakah Wanda? Who knows… ;)
Langganan:
Postingan (Atom)
